-

Proses galvanisasi
Galvanisasi mengacu pada proses pelapisan permukaan logam dengan lapisan seng guna meningkatkan ketahanannya terhadap korosi. Berikut adalah proses utama dalam proses galvanisasi:
1. Pemeriksaan bahan baku: Memeriksa kualitas bahan yang akan digalvanisasi untuk memastikan bahwa bahan tersebut memenuhi persyaratan proses.
2. Pengasaman: Menggunakan asam untuk menghilangkan lapisan oksida besi dan kotoran lainnya dari permukaan komponen baja.
3. Pembersihan: Setelah pengasaman, komponen baja dibersihkan secara menyeluruh guna menghilangkan sisa asam dan kontaminan lainnya.
4. Pemberian bantuan seng: Mengaplikasikan lapisan pelarut yang mengandung seng klorida atau campuran amonium klorida dan seng klorida ke permukaan komponen baja yang telah dibersihkan guna mencegah terjadinya oksidasi ulang pada komponen baja.
5. Pengeringan: Masukkan komponen baja yang dilapisi pelarut ke dalam oven pengering untuk proses galvanisasi berikutnya yang lebih baik.
6. Galvanisasi: Celupkan komponen baja yang telah kering ke dalam cairan seng cair agar lapisan seng menempel secara merata pada permukaan komponen baja.
7. Pendinginan: Setelah proses galvanisasi, komponen baja didinginkan secara cepat untuk memantapkan struktur lapisan seng.
8. Pasivasi: Bentuk lapisan pelindung di permukaan baja guna mencegah oksidasi lebih lanjut pada lapisan seng.
9. Pembersihan: Akhirnya, bersihkan komponen baja untuk menghilangkan sisa bahan apa pun di permukaannya.
10. Pemeriksaan produk jadi: Lakukan inspeksi kualitas akhir pada baja galvanis untuk memastikan bahwa produk memenuhi standar.
11. Inspeksi dan pengemasan: Kemas produk yang memenuhi syarat dan siapkan untuk pengiriman. Proses di atas merupakan proses dasar dari proses galvanisasi. Perlu diperhatikan bahwa proses galvanisasi yang berbeda mungkin memiliki beberapa perbedaan dalam detailnya, namun proses keseluruhan tetap serupa.
Tonton Video -

Baja Elektrogalvanis
1. Proses Masukan: Peralatan di bagian masuk jalur elektroplating meliputi reel take-up, mesin pemotong (shearing M/C), mesin pengelas (welding M/C), winder, dan tension leveler. Reel mengangkut bahan baja yang ditumpuk atau digulung dingin ke mesin pemotong, yang memotong dan menghubungkan bahan-bahan tersebut agar siap dilas. Selanjutnya dilakukan proses pengelasan.
2. Proses Pra-perlakuan: Jalur pembersihan elektrolitik terdiri dari tangki elektrolisis, tangki pengasaman (pickling tank), dan tangki pembilasan (rinsing tank), yang digunakan untuk menghilangkan kontaminan dan lapisan oksida di permukaan baja sebelum proses elektroplating.
3. Elektrogalvanisasi: Metode CAROSEL, seperti metode elektrogalvanisasi lainnya, melibatkan proses pelapisan elektro pada satu sisi pada satu waktu melalui rol konduktor. Proses ini menghasilkan pelat berlapis ganda-sisi tunggal dan pelat berlapis diferensial. Terdapat pula tipe horizontal, di mana kedua sisi pelat dilapisi secara elektro secara bersamaan untuk menghasilkan pelat berlapis ganda-sisi.
4. Pelapisan film fosfat: Film fosfat diaplikasikan ke permukaan lapisan seng melalui reaksi kimia atau elektrokimia. Film ini dimaksudkan untuk memberikan perlindungan sementara terhadap korosi serta menghasilkan substrat yang aman untuk pengecatan.
5. Perlakuan anti-sidik jari: film organik, anorganik, atau hibrida organik-anorganik diaplikasikan ke permukaan pelat baja guna melengkapi ketahanan korosinya serta meningkatkan sifat-sifat yang diperlukan, seperti ketahanan terhadap bekas sidik jari dan kemudahan prosesabilitas.
6. Proses keluaran: Titik keluaran dari jalur produksi mencakup gulungan keluaran, gulungan tegangan, dan jalur pengemasan otomatis untuk melindungi produk setelah digulung.
Tonton Video

EN
AR
BG
FR
DE
HI
IT
JA
KO
PT
RO
RU
ES
TL
IW
ID
LV
LT
SR
SK
SL
UK
VI
SQ
GL
HU
MT
TH
TR
AF
GA
BE
MK
HY
AZ
KA
BN
BS
LO
MN



