Setelah bekerja di bidang konstruksi, manufaktur, atau proyek apa pun yang membutuhkan penopang struktural, Anda pasti pernah menjumpai balok-I dan balok-H. Pada pandangan pertama mungkin keduanya tampak sangat mirip, tetapi penting untuk mengetahui kekhasan masing-masing agar dapat memilih material yang tepat guna menjamin keamanan, efisiensi, dan efektivitas biaya proyek Anda. Kami menyediakan kedua jenis balok tersebut di Shandong Runhai Stainless Steel Co. Ltd. dan kini kami siap menjelaskan kepada Anda persamaan serta perbedaannya.

Tanda yang Mencurigakan: Perhatikan Flens
Dua balok ini paling mudah dibedakan dari flensnya, yaitu elemen horizontal di bagian atas dan bawah.
Sesuai namanya, balok-I memiliki bentuk menyerupai huruf kapital "I". Balok ini dicirikan oleh flens yang meruncing, artinya lebih tipis di tepi-tepi luar dan memiliki kemiringan ke dalam pada web (bagian vertikal). Ini merupakan desain yang telah teruji sepanjang waktu dan ditekuk hanya dalam satu arah.
Balok H, di sisi lain, bentuknya lebih menyerupai huruf kapital H. Balok ini memiliki flens yang lebih lebar dengan permukaan sejajar dan tidak miring. Flens-flens tersebut biasanya memiliki ketebalan yang sama dan keseluruhan profilnya umumnya lebih berat serta seimbang dibandingkan balok I.
Kekuatan dan Karakteristik Kinerja
Variasi fisik ini secara langsung memengaruhi cara masing-masing balok berperilaku ketika diberi beban.
Balok I adalah spesialis. Profil desainnya sangat efektif dalam menahan lenturan akibat beban vertikal karena mengonsentrasikan material pada ujung-ujung (flens) dan membentuk jaring yang lebih tipis di antara ujung-ujung tersebut. Hal ini membuatnya sangat kuat saat digunakan sebagai balok horizontal. Namun demikian, desain jenis ini tidak sempurna dalam menahan gaya dari berbagai arah.
Balok H adalah pilihan serba guna. Sayap yang lebih lebar dan badannya biasanya lebih tebal, sehingga memiliki rasio kekuatan terhadap berat yang lebih tinggi, serta kuat dalam segala arah. Balok ini mampu menahan lenturan maupun beban aksial berat (kompresi sepanjang panjangnya). Hal ini membuatnya jauh lebih kuat dan kokoh dalam aplikasi dengan gaya yang keras dan multidireksional.
Menemukan Balok yang Tepat untuk Kebutuhan Anda
Lalu mana yang tepat digunakan dalam proyek Anda? Solusinya terletak sepenuhnya pada peran strukturalnya.
Pilih Balok I ketika:
Salah satu persyaratan dalam aplikasi Anda adalah cara yang terjangkau dan efisien untuk mengangkut beban dalam jarak tertentu. Pertimbangkan aplikasi horizontal di mana gaya utamanya adalah lenturan ke bawah. Penggunaan umum meliputi:
Gelagar lantai dan atap
Girder struktural bangunan.
Beban di mana balok penopangnya sebagian besar vertikal.
Pilih Balok H ketika:
Harus mampu mendukung beban berat dan Anda membutuhkan kekuatan serta stabilitas maksimal. Ini adalah material pilihan karena kemampuannya dalam menahan beban besar dari segala arah.
Tiang dan kolom penahan beban.
Kerangka bangunan besar, jembatan, dan gedung industri.
Platform dan mezzanine yang membutuhkan stabilitas tinggi dan kapasitas beban besar.
Afiliasi Baja Terpercaya Anda
Di Shandong Runhai, kami memahami bahwa proyek konstruksi, kereta api, otomotif, atau teknik yang Anda miliki sejati seperti kualitas bahan bakunya. Kami ingin tidak hanya menjadi pemasok profesional H&I beam, tetapi juga menyediakan produk dengan tingkat tertinggi serta profesionalisme untuk membimbing Anda memilih balok terbaik sesuai kebutuhan Anda.
Mengetahui perbedaan antara I-beam dan H-beam adalah satu langkah menuju bangunan yang lebih aman, kuat, dan efisien. Kami akan menjadi kunci kesuksesan Anda.
Hubungi kami untuk menemukan solusi struktural terbaik sesuai kebutuhan Anda.

EN
AR
BG
FR
DE
HI
IT
JA
KO
PT
RO
RU
ES
TL
IW
ID
LV
LT
SR
SK
SL
UK
VI
SQ
GL
HU
MT
TH
TR
AF
GA
BE
MK
HY
AZ
KA
BN
BS
LO
MN



